
Ketahanan Pangan
Subjudul: Teori, Pilar, Tantangan, dan Arah Masa Depan
Penulis: Dr. Ir. H. Ahmad Suhaimi, DEA
Penerbit: Karya Dosen Internasional
Sinopsis:
Ketahanan pangan adalah salah satu isu paling mendesak yang dihadapi Indonesia di tengah pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik pangan global yang semakin tidak menentu. Buku “Ketahanan Pangan: Teori, Pilar, Tantangan, dan Arah Masa Depan” hadir sebagai rujukan komprehensif yang mengupas persoalan ini secara sistematis — mulai dari fondasi teori, kelembagaan, empat pilar utama, tantangan kontemporer, hingga inovasi dan arah kebijakan masa depan.
Buku ini disusun dalam lima belas bab yang saling berkesinambungan. Tiga bab pertama membangun landasan konseptual: sejarah dan definisi ketahanan pangan menurut FAO dan UU Pangan, model food security framework dan teori entitlement Amartya Sen, serta perspektif multidisiplin yang menautkan ekonomi, sosial-budaya, lingkungan, dan kesehatan masyarakat. Lima bab berikutnya menelusuri kelembagaan pangan nasional (Bapanas, Kementan, Bulog) serta keempat pilar ketahanan pangan — ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas — secara mendalam dan berbasis data terkini.
Bagian selanjutnya membawa pembaca menyelami kearifan pangan Nusantara serta ragam tantangan kontemporer yang dihadapi Indonesia: perubahan iklim, transformasi agraria dan regenerasi petani, kerawanan pangan dan kemiskinan, hingga kerentanan terhadap krisis pangan global seperti pandemi dan konflik geopolitik. Buku ini ditutup dengan eksplorasi inovasi teknologi masa depan — bioteknologi, smart farming, protein alternatif, dan urban farming — serta sintesis arah kebijakan strategis menuju visi kedaulatan pangan Indonesia Emas 2045.
Yang membedakan buku ini dari referensi sejenis adalah konsistensi penggunaan kawasan lahan rawa lebak Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, sebagai studi kasus yang menautkan hampir seluruh bab — dilengkapi temuan penelitian penulis sendiri yang telah terpublikasi pada jurnal nasional dan internasional terindeks Scopus. Pendekatan berbasis wilayah ini menegaskan bahwa teori dan kebijakan ketahanan pangan, sekomprehensif apa pun, perlu senantiasa diuji dan dimaknai ulang dalam konteks agroekologi dan sosial-budaya lokal yang nyata.
Setiap bab dilengkapi tujuan pembelajaran, ilustrasi kasus, tabel ringkasan, pertanyaan diskusi, serta sitasi ilmiah berformat APA, menjadikan buku ini sesuai digunakan sebagai bahan ajar mata kuliah Ketahanan Pangan maupun rujukan penelitian bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan pemangku kebijakan yang berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan Indonesia yang tangguh, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Cetakan Pertama : Oktober 2026