
Judul: Pendidikan Kewarganegaraan Baru Indonesia: Konsep, Kurikulum, dan Implementasi Pendidikan Pembangunan Nasional
Penulis: Dr. Petrus Irianto, S.H., M.Pd., M.H.
Penerbit: Karya Dosen Internasional
Sinopsis:
Buku Pendidikan Kewarganegaraan Baru Indonesia: Konsep, Kurikulum, dan Implementasi Pendidikan Pembangunan Nasional Perspektif Mazhab Petrus Irianto Jabarmase menawarkan pembaruan pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di Indonesia. Buku ini berangkat dari kegelisahan terhadap praktik PKn yang masih cenderung normatif, tekstual, dan hafalan, sehingga perlu diarahkan menjadi pendidikan yang lebih kontekstual, transformatif, dan terhubung dengan pembangunan nasional.
Dalam perspektif Mazhab Petrus Irianto Jabarmase, Civics Indonesia dipahami sebagai konsep “warga peraturan perundang-undangan”, yaitu warga negara yang hak, kewajiban, tanggung jawab, dan partisipasinya berada dalam kerangka negara hukum. Konsep ini kemudian difungsionalisasikan ke dalam PKn sebagai Civic Education dan Citizenship Education yang berorientasi pada Pendidikan Pembangunan Nasional.
Buku ini menegaskan bahwa PKn tidak cukup dipahami sebagai mata pelajaran atau mata kuliah tentang negara, konstitusi, demokrasi, hak asasi manusia, dan Pancasila. Lebih dari itu, PKn harus menjadi ruang pembentukan warga negara yang berkarakter Pancasila, sadar hukum, kritis, demokratis, partisipatif, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Pembahasan dalam buku ini meliputi konsep Civics Indonesia, pengembangan PKn Baru Indonesia, kurikulum PKn pada jenjang sekolah hingga perguruan tinggi, serta implementasi pembelajaran melalui pendekatan, strategi, metode, teknik, taktik, model pembelajaran, dan program inovatif seperti Pendidikan Kreatif, Pendidikan Bedah, Pendidikan Ikon, Pendidikan Debat, dan Pendidikan Hip-Hop.
Buku ini penting dibaca oleh dosen, guru, mahasiswa, peneliti, pengembang kurikulum, pembuat kebijakan, dan pemerhati Pendidikan Kewarganegaraan sebagai kontribusi bagi pengembangan PKn Indonesia yang lebih hidup, relevan, dan berorientasi pada Indonesia Emas 2045.
Cetakan Pertama: Juli 2026